Selasa, 25 November 2014

Restoran Ta Wan


"Jika nasi sudah menjadi bubur, mari tambahkan suwiran ayam, kecap, dan cakwe" -unknown-



Ta wan adalah salah satu restaurant yang menyediakan makanan Chinese food dengan harga terjangkau. Salah satu menu andalan nya adalah bubur. Bubur yang disajikan di restaurant ini memiliki cita rasa yang gurih dan berbeda dengan bubur yang biasanya disajikan dengan kuah kuning, suwiran ayam, cakwe, kacang, dan kerupuk. Kemarin saya berkesempatan mencoba bubur di restaurant Ta wan di Plaza Semanggi. Secara keseluruhan, pelayanan dan cita rasa makanan yang disajikan cukup memuaskan. Saya memesan beberapa menu, seperti bubur telur pitan, bubur 3 rasa,  dan lumpia Lie hong kian. 

Bubur telur pitan disajikan dengan pangsit goreng dan daun bawang. 
sumber : id.openrice.com
Telur pitan adalah telur ayam/telur itik yang diawetkan dalam campuran lempung, abu, garam, lime dan sekam padi selama beberapa minggu atau sampai beberapa bulan, tergantung metode proses. Selama diawetkan, kuning telur akan berubah menjadi hijau gelap dan menjadi seperti krim dengan bau belerang dan amonia, sementara putih telur berubah menjadi kecokelatan dan sedikit transparan. Telur pitan ini rasanya asin. Sementara putih telur nya memiliki tekstur seperti cincau. Walaupun telurnya berwarna hitam namun rasanya cukup enak.

 Bubur 3 rasa disajikan dengan udang, ikan, ayam, cakwe, dan daun bawang.
sumber : pribadi

 Lumpia lie hong kian merupakan udang yang diolah menjadi lumpia. Rasanya enak.
sumber : id.openrice.com



Overall, makanan yang disajikan di restaurant Ta wan ini memiliki cita rasa yang enak dengan harga yang tidak menguras kantong mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar